Home » Jaringan » Teknik Pengkabelan Jaringan Komputer

Teknik Pengkabelan Jaringan Komputer

Posted by MaRLiF Under Category Jaringan | 1 Comment

Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer atau anda yang sedang belajar Jaringan Komputer. OK tanpa panjang lebar kita mulai membahas.

Kabel UTP

Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan.

UTP ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden – made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter.

Konekktor

Konektor ini digunakan sebagai alat penghubung antara Kabel UTP dan LAN Card atau HUB/Swicth HUB/Router.

Konektornya ini bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Nama untuk konektor ini adalah RJ-45.

Crimp Tool

Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya.

LAN Tester

LAN Tester adalah sebuah alat yang digunakan untuk pengecekan Kabel UTP yang telah terpasang RJ 45 maka gunakan LAN Tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.

Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing ujung kabel memiliki urutan warna yang sama, sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya.
Bingung? OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.
Untuk lebih jelasnya silahkan baca postingan tentang Urutan warna kabel straight dan urutan warna kabel cross.

Setelah semua alat dan bahan sudah siap, sekarang tinggal melakukan praktik pengkabelannya. yang pertama adalah memasang kabel ke konektor.

  1. Kupas bagian luar kabel (pembungkus kabel kecil) kira-kira sepanjang 3 cm dengan menggunakan pengupas kabel yang biasanya ada pada crimp tool (bagian seperti dua buah silet saling berhadapan itu untuk mengupas)
  2. Susun kabel sesuai dengan keperluan. Apakah anda ingin menyusun kabel Straight atau kabel Cross.
  3. Rapikan susunan kabel dengan cara menekan bagian yang dekat dengan pembungkus kabel supaya susunan kabel terlihat rata.
  4. Potong ujung-ujung kabel yang tidak rata dengan pemotong kabel (bagian yang hanya memiliki satu buah pisau dan satu bagian lagi datar pada crimp tool adalah pemotong kabel) sampai lurus. (Usahakan jarak antara pembungkus kabel sampai ujung kabel tidak lebih dari 1cm.)
  5. Dengan tetap menekan perbatasan antara kabel yang terbungkus dan kabel yang tidak terbungkus, coba masukan kabel ke konektor RJ-45 sampai ujung-ujung kabel terlihat dibagian depan konektor RJ-45. Kalau masih belum coba terus ditekan sambil dipastikan posisi kabel tidak berubah.
  6. Setelah anda yakin posisi kabel tidak berubah dan kabel sudah masuk dengan baik ke konektor RJ-45 selanjutnya masukan konektor RJ-45 tersebut ke crimping tool untuk di pres.
  7. Kemudian anda bisa menekan crimping tool sekuat tenaga supaya semua pin RJ-45 masuk dan menembus pelindung kabel UTP yang super kecil tersebut
    .
  8. Lakukan langkah yang sama untuk ujung kabel yang satu nya lagi.
  9. Apabila anda sudah yakin dengan pemasangan yang anda lakukan selanjutnya adalah test dengan menggunakan LAN tester.

Selamat mencoba.

One Response

  1. MaRLiF says:

    Oye, akhirnya berguna juga postingan ini.

Leave a Reply