Home » Kuliah » Sistem Basis Data: Pengertian Database

Sistem Basis Data: Pengertian Database

Posted by Ollivia Nanda Under Category Kuliah | 3 Comments

Database : Merupakan kumpulan dari data yang tersusun secara logis dan dikendalikan secara sentral.
Secara Logis maksudnya >> Pada dasarnya database itu sendiri di dalam media penyimpanan adalah berupa bit-bit 0 dan 1 yang diatur ke dalam beberapa kelompok / field-field yang ada di tabel. (U can see it, feel it but can’t touch it).

Dikendalikan secara sentral/terpusat maksudnya bisa dikoordinasi dari sentral.
– Hanya yang diberi hak/otorisasi yang dapat melakukan penambahan, perubahan, atau penghapusan data.
– Menghindari dari perubahan” entitas data yang tidak diharapkan.
– Menjaga konsistensi (konsisten meskin terlambat 2 detik tetap dihitung terlambat)
– Menghindari duplikat data yang tidak diperlukan
Tujuan : Agar data mudah diperoleh, menyediakan tempat penyimpanan data yang relevan (simple pace), melindungi data dari kerusakan fisik. Memungkinkan perkembangan lebih lanjut di dalam sistem database.

Manfaat : – Sebagai komponen utama / penting dalam sistem informasi. karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
– menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat dan relevan sehingga informasi yang disajikan tidak basi.
– lebih efektif dibandingkan biaya mendapatkannya.
– mengatasi kerangkapan data
– menghindari terjadinya inkonsistensi data
– menyusun format yang standar dari sebuah data
Keuntungan : – Biaya lebih efisien
– Multi User
– Membatasi akses seseorang sebagai user atau admin atau yang lainnya
– Data tersedia 24 jam

Ciri Khas Database : Selalu berubah dan berkembang (mungkin penambahan, editing dan hapus data) tapi tetap hendaknya perubahan tersebut tidak mempengaruhi dan mempengaruhi jalannya program.

Konsep dasar database / basis data

R-P-R-H-B : Recording – Processing – Reporting – History – Backup

Recording : Merekam, menyimpan, mengingat beberapa kumpulan catatan” atau potongan dari data / fakta mentah
Processing : Mengolah data / fakta mental yang telah direkam (mendukung proses analisa data)
Report : Menampilkan data yang sudah terekam dan diproses.
Histori File : Merupakan file masa lalu yang sudah tidak aktif namun disimpan untuk arsip.
Backup Fiel : Membuat salinan dari file” yang masih aktif di dalam database untuk kebutuhan cadangan file bila file database yang aktif mengalami kerusakan

DBMS / RDBMS contoh : Xaamp, Oracle, Wam, dll
DBMS (Database management system)
RDBMS (Relations Database management system)

Komponen implementasi database
1. Brainware
2. Software
3. Hardware

Tags: ,

3 Responses

  1. Informasi yang sangat penting, menjadikan saya bertambah wawasan.

  2. Berkunjung demi mendapatkan informasi yang bermanfaat. Salam kenal

  3. muhamad ali says:

    very good

Leave a Reply