Home » Web Programming » Variabel, Tipe Data dan Operator di PHP

Variabel, Tipe Data dan Operator di PHP

Posted by Umar Ajurna Under Category Web Programming | No Comments

Komponen dasar dalam membangun program, bahasa pemrograman apapun pasti tidak lepas dari Variabel, tipe data, operator, percabangan (seperti: if else), perulangan (seperti: while do), array dan masih banyak lagi permainan logika maupun fungsi-fungsi lainnya.

php variabel, tipe data, operator php

Ketika kita sudah faham mengenai penggunaan fungsi diatas dalam satu bahasa pemrograman, tidak akan sulit untuk mempelajari penggunaan fungsi tersebut pada lain bahasa pemrograman. contohnya ketika sudah paham penerapan penggunaan variabel dan tipe data dalam bahasa Visual Basic, akan mudah memahami penggunaan variabel dan tipe data pada PHP.

  1. Variabel
    Biasanya berbeda konsep atau bentuk tapi inti dari variabel itu sama yaitu untuk menyimpan data/nilai sementara, seperti itu kira-kira. Variabel pada PHP tidak seperti di VB yang harus dideklarasikan dahulu (DIM as nama), variabel php tidak harus dideklarasikan sebelum variabel itu digunakan. variabel diawali oleh kata tertentu dengan aturan sebagai berikut :

    • Variabel dimulai dengan tanda dollar ($)
    • Harus dimulai dengan huruf atau underscore (_)
    • tidak boleh menggunakan tanda baca atau karakter unik (%#@-*!)
    • Karakter berikutnya boleh huruf, angka, atau garis bawah

    Contoh :

    $nama_depan
    $namabelakang
    $nohape33
    $_email

  2. Tipe Data
    Dalam bahasa pemrograman yang lain, ada bermacam-macam tipe data, misalnya integer(bilangan bulat), float(bilangan pecahan),char(karakter angka dan huruf), string(kumpulan huruf atau kata), dan berbagai tipe lainnya. PHP juga demikian, namun yang sering dipakai adalah Integer, double atau desimal dan String. Penulisan string selalu diawali dan diakhiri dengan tanda petik dua (“).

    Contoh :

    Integer —> $nilai = 60;
    Double —> $ipk = 3,65;
    String —> $nama = “Umar Ajurna”;

  3. Operator
    Operator digunakan untuk memanipulasi nilai suatu variabel. Variabel yang nilainya dieksekusi oleh operator disebut operand. Contoh penggunaan operator misalnya 17 – 7. 17 dan 7 adalah operand, dan tanda “-” disebut operator.

    Operator dapat dikelompokkan dalam 4 kategori, yaitu :

    • Operator Aritmatika adalah operator yang berhubungan dengan fungsi matematika
      + : penjumlahan
      - : pengurangan
      * : perkalian
      / : pembagian
      % : nilai sisa pembagian
      ++ : penambahan dengan 1
      – : pengurangan dengan 1

      Contoh :

      <?
      $x = (2 + 3) * 4 – 5;
      echo $x;
      ?>

    • Operator Logika adalah operator yang membandingkan TRUE dan FALSE
      == : sama dengan
      != : tidak sama dengan
      < : lebih kecil
      > : lebih besar
      <= : lebih kecil sama dengan
      >= : lebih besar sama dengan
      AND atau && : logika AND
      OR atau || : logika OR
      XOR : logika XOR
      ! : logika NOT

    • Operator Bitwise adalah operator yang membandingkan binary. Operator ini digunakan untuk memanipulasi bit-bit dari nilai data.
      >> : pergeseran bit ke kanan
      << : pergeseran bit ke kiri
      ~ : komplemen satu atau NOT
      & : bitwise AND
      | : bitwise OR
      ^ : bitwise XOR

    • Operator Lain adalah operator yang bukan termasuk dalam kelompok di atas namun sering digunakan.
      . : penggabungan string
      = : penugasan / pengisian nilai
      $ : mengacu pada variabel

      Contoh :

      $namadepan = “Umar”;
      $namabelakang = “Ajurna”;
      $namalengkap = $namadepan.” “.$namabelakang;

      Operator += Menambahkan nilai pada variabel
      Contoh :
      $a += 7;
      sama dengan
      $a = $a + 7;

      Operator .= Menambahkan String pada variabel
      Contoh :
      $a .= “Umar;
      sama dengan
      $a = $a . “Umar”;

    untuk kelanjutannya tentang operator percabangan atau perulangan kita bahas lain waktu.

    .

Leave a Reply