Saatnya Mengaktifkan Kembali Otak Kanan

By | June 18, 2011

Sebenarnya sudah lama aku mengetahui bahwa otak manusia itu dibagi menjadi dua, yaitu otak kiri dan otak kanan. tapi baru sekarang megetahui apa perbedaan keduanya, dan menyadari aku lebih condong ke otak kiri atau otak kanan. yang bisa aku garis bawahi adalah otak kiri identik dengan logika, fakta, penuh pertimbangan, kenyataan dan pasti. sedangkan otak kanan identik dengan perasaan, spontanitas, imajinasi, kemungkinan dan acak. dan aku termasuk yang mana? aku rasa sudah mengalami condong di keduanya tapi bukan saat yang bersamaan dan dalam jangka waktu yang terlalu lama.

Ini berdasarkan pengamatan hidupku selama ini. sewaktu kecil sampai kelas 3 SMP aku merasa lebih condong ke otak kanan. aku jarang berfikir dengan logika, suka bergaul, suka ikut organisasi, suka pelajaran penjabaran, tidak suka berhitung (matematika dan fisika), jika mengerjakan soal berhitung biasanya ketemu jawabannya tapi tidak tahu rumusnya, dan masih banyak lagi.

Ketika masuk SMA(IPA) semua itu terasa mulai pudar. tidak pernah ikut organisasi, pelajaran full berhitung (matematika, fisika, kimia) dan pelajaran penjabaran mulai ditinggalkan, dituntut mengerjakan soal berhitung harus melalui rumus pasti. ditambah lagi ketika masuk kursus Komputer (TIK) belajar ilmu pemrograman dan tidak ada materi desain. setiap masuk dituntut belajar tentang kode-kode yang memabukkan dan itu aku sebut bahasa LOGIKA. pernah suatu saat praktik ilmu pemrograman yang diajarkan, dan ternyata terjadi error. ketika ditanya Bpk pembimbingnya aku menjawab “perasaan saya sudah sama semua pak fariabelnya”. eeeee, malah diomeli deh sama bapak pembimbingnya, “kalau belajar ilmu pemrograman itu jangan memakai perasaan tapi memakai logika“.

Saat bekerja pun aku juga pernah bilang “perasaan sudah sama dengan yang tadi pak” tetep saja mereka menjawab “jangan pakai perasaan“. Hah, gak heran kalau kemarin ada cewek yang bilang “dasar orang gak berperasaan“. Hahaha, maaf non perasaanku sudah terlanjur tergadaikan dan ditukar dengan bahasa logika. ya logikanya kalau 1+1=2.

Penggalan pengalaman di atas termasuk kesalahan karena tidak menyeimbangkan kerja otak kanan dan otak kiri, sewaktu kecil hanya otak kanan saja yang digunakan dan otak kiri tidak pernah diasah, sedangkan berenjak dewasa otak kiri dituntut untuk bekerja tapi otak kanan yang dulunya sudah dilatih diabaikan. Setelah mengetahui perbedaan otak kanan dan otak kiri serta fungsinya yang berbeda, alangkah baiknya bisa menyeimbangkan keduanya. jadi agar sama-sama bekerja dan sama-sama memberi manfaat. Tapi untuk menyeimbangkan itu semua tidaklah mudah, bahkan untuk yang condong ke otak kanan akan berpindah ke otak kiri saja butuh proses, waktu dan konsisten.

Untuk masalah bagaimana mengaktifkan cara berfikir otak kanan, aku sendiri belum tahu pasti, yang jelas aku mau melatih otak kanan dengan berkreasi menulis unek-unek melalui blog ini. karena ketika ikut event Blogilicious Trah Yogyakarta kemarin, aku mendapat pengalaman bahwa menulis artikel blog termasuk melatih otak kanan. kalau menulis (bercerita) menggunakan otak kiri saja maka akan kesulitan, jadi manfaatkan otak kanan (perasaan dan imajinasi) untuk menuangkan isi hati ke sebuah tulisan.

Mungkin itu sebabnya kenapa selama belajar blog aku lebih sering otak-atik kode dan gonta-ganti template daripada menulis posting, menulis posting menurutku adalah hal yang berat dan tidak setiap saat mengalir. mungkin hanya pada musim banyak ide saja bisa menuangkan tulisan, tapi ketika musim hati ini mendung ya bisa-bisa sebulan gak ada posting.

Please rate this

14 thoughts on “Saatnya Mengaktifkan Kembali Otak Kanan

  1. Joko Sutarto

    Masalah otak kanan dan kiri itu betul sekali. Saya sudah membuktikannya. Saat ngeblog seharusnya memang banyak dominan pakai otak kanan buat nulisnya. Otak kiri hanya gunakan saat proses editing terakhir aja.

    ***Eh, kita kemarin rupanya sama-sama hadir di acara IBN Jogja, ya Mas? Sayang kita tak sempat saling berkenalan.

    Reply
  2. ajurNA

    @Joko Sutarto: iya mas, kalau dulu aku menulis memakai otak kiri terus makanya serba bingung serba salah dan serba gak pede deh (kebanyakan mikir). ini baru berlatih dengan mendahulukan otak kanan dulu baru otak kiri.

    hehe, aku kan agak malu mas kemarin soalnya udah pada master2 yang datang. kapan2 aja kalau kopdar aku mau diajak.hehe….

    Reply
  3. Rizkyzone.com

    kalau saya sepertinya masih dominan menggunakan otak kiri ketimbang otak kanan, soalnya saya lebih suka yang logika aja, harus di asah lagi nih otak kanan saya biar seimbang

    Reply
  4. tomi

    saya kuliah di dunia IT mas.. jadi jg sering menggunakan logika.. tp saya jg hobby bermain musik dan berimajinasi dalam gambar.. makanya saya rasa sedikit bisa mengimbangi hehehe

    Reply
  5. attayaya-bladeless

    menulis adalah salah satu usaha utk mengaktifkan otak kanan

    Reply
  6. Guusn

    alhamdulillah, untuk saja otak kanan saya sudah aktif mas. otak kanan biasanya condong kepada santai, contohnya bermain.
    mas, saya sudah mengetahui bahwa otak manusia bukan 2 bagian yaitu kanan dan kiri.

    penelitian menunjukan ada 3 bagian yaitu otak kiri, otak kanan dan otak tengah.

    Reply
  7. ajurNA

    @Rizky: ayo mas riz kita mengasah otak kanan kita agar seimbang.
    @tomi: wah bagus tuh mas, aku maunya juga kayak gitu seimbang.
    @attayaya: sip lah, ayo kita menulis terusss.
    @Guusn: wah calon senima nich ya. hehe, kalau otak tengah aku baru denger mas, itu condong ke apa ya?

    Reply
  8. DAW-XP

    Ya, otak kanan dan otak kiri harus seimbang. Tidak bisa melebih-lebihkan. Jangan terlalu juga untuk selalu serius. 🙂

    Reply
  9. Kaget

    Saya pernah dengar istilah otak kanan/kiri. Katanya lebih hot ya kalau soal berfikir 😀

    Reply
  10. Bayu Hidayat

    uh uh. ini juga lagi belajar mengatifkan kedua belah otak. makin efektif makin mudah dalah kehidupan.

    Reply
  11. awe

    Kalau berusaha berfikir untuk kreatif cari uang pakai otak yang mana ya mas ?

    Reply
  12. ajurNA

    @Dewangga: bisa aja mas, tapi ya kalau hanya otak kanan gak efektif. loadingnya lama.

    @awe: kalau mau kreatif ya diasang yang otak kanan.

    walaupun sebaiknya seimbang tapi kan kita sulit untuk menyeimbangkan, biasanya dominan kanan atau kiri gitu.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*