TTTM (Teman Tapi Tak Menyapa)

By | July 11, 2011
Rate this post


Teman tapi tak Menyapa maksudnya apaan sih. makanya dibaca sampai habis ya supaya tahu maksudnya. jangan seperti postingan yang lalu dengan judul “kamu follow aku follow balik“, padahal postingnya berisi kritikan dan sedikit pertanyaan. eh masih ada saja yang berkomentar yang intinya “sesuai dengan judul, aku sudah follow jangan lupa follow balik ya.wkwkwk (ketahuan nih gak baca isi posting pastinya).

Oke kembali ke judul yaitu TTTM dengan kepanjangan Teman tapi tak menyapa. karena ajurna termasuk blogger newbie yang belum tahu apa itu follow dan apa manfaatnya, maka kemarin sempat bertanya di forum “follow-follow an”. dan ada yang menjawab bahwa follower adalah orang yang mengikuti update blog kita (kalau di facebook add teman). dan manfaatnya setiap kali blog yang kita follow itu melakukan update posting, kita secara otomatis akan tahu dan muncul di dashboard (bagi pengguna platform blogger.com) kalau untuk pengguna selain itu munculnya dimana aku kurang tahu.

Nah, pertanyaannya sekarang kalau sudah tahu blog yang diikuti (blog teman kita) update, apakah mengunjungi atau dibiarkan berlalu begitu saja. kalau mengunjungi berarti memang sesuai dengan manfaatnya kalau tidak mengunjungi berarti untuk apa donk kita tahu kapan teman kita update. ibarat orang kita bertanya-tanya kapan teman se-SD kita mengadakan reuni tapi setelah acara reuni itu tiba dan dikasih undangan kita tidak hadir. bagaimana tanggapan mereka tentang kita…

Okelah kalau memang sibuk atau tidak ada waktu tidak usah dipaksakan. cukup jalani saja dan biarkan mengalir sewajarnya. menurutku itu lebih baik daripada dianggap TTTM. kalau sobat yang berkomentar dan berkunjung disini dan saya juga belum sempat berkunjung balik maaf, soalnya ajurna juga belum bisa rutin online dan terkadang lupa karena tertindas dengan aktifitas lainnya. yang penting kita sama-sama enjoy dan tetap semangat menyapa teman-teman di dunia maya melalui blogging yang positif.

Salam blogger.

foto src:foto new straits times, 23 maret 2010